Pentingnya 1000 HPK Bagi Bayi di Seruyan

KUALA PEMBUANG – Status gizi dan kesehatan ibu serta anak, merupakan penentu kualitas Sumber Daya Manusia, baik pada masa pra hamil, saat kehamilan, maupun menyusui merupakan periode yang sangat kritis atau yang dikenal dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan [HPK].

1000 HPK merupakan periode sensitif karena akibat yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa itu akan bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi.

Hal tersebut akan berakibat pada rendahnya kualitas SDM, mengingat persaingan global semakin wajib diperhitungkan dengan kualitas kemampuan individu.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Seruyan, berkomitmen untuk terus mencetak sumber daya manusia [SDM] yang pintar dan berbudi pekerti luhur.

“Untuk mewujudkannya, harus didahului dengan memastikan SDM itu sehat dan kuat, salah satu langkahnya adalah mencegah stunting atau gagal tumbuh,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir melalui Asisten III Setda Seruyan Agus Suharto, Selasa [10/12/2019].

Pembangunan SDM yang berkualitas, menjadi kunci utama bagi Seruyan untuk bisa mencapai berbagai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Dalam hal ini, yakni memberikan jaminan kesehatan ibu dan anak.


“Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan untuk saling bekerja sama dan bersinergi melakukan pencegahan stunting melalui percepatan perbaikan gizi yang fokus pada 1.000 HPK,” tegasnya. Tim KI/KI-01

Bagikan ini :