Perbup Seruyan Terkait Santunan Duka Cita Rp2,5 Juta Untuk Masyarakat Kurang Mampu di Sosialisasikan

PENJABAT SEKRETARIS Daerah Djainu'ddin Noor.

KUALA PEMBUANG, KI – Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng], mensosialisasikan Peraturan Bupati [Perbup] nomor 1 tahun 2020 tentang pemberian santunan duka cita bagi masyarakat kurang mampu dengan besaran Rp2,5 juta.

Santunan duka cita tersebut merupakan bentuk perhatian pemkab kepada warga kurang mampu yang mengalami musibah.

Pj Sekretaris Daerah Seruyan Djainuddin Noor, Rabu [12/2/2020] menyatakan, santuan duka tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh pihak keluarga yang ditinggalkan.

“Tujuan sosialisasi ini untuk menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa Pemkab Seruyan memiliki kepedulian sosial guna meringankan beban keluarga yang meninggal dunia, dengan pemberian bantuan sosial berupa santunan duka cita atau santunan kematian bagi masyarakat kurang mampu,” terangnya.

“Semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk ahli waris dari keluarga kurang mampu yang ditinggalkan. Ini juga sebagai wujud perhatian Pemda kepada masyarakatnya yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dia juga menghimbau kepada seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa dan Ketua BPD untuk ikut mensosialisasikan program tersebut dan menjelaskan kepada masyarakat syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan santunan tersebut.

Adapun, masyarakat yang berhak mendapatkan santunan kematian dari Pemkan Seruyan adalah penduduk yang memenuhi syarat, yakni keluarga miskin, berdomisili di wilayah Seruyan, memiliki Kartu Tanda Penduduk [KTP], Surat Keterangan Kepala Desa atau Lurah dan Kartu Keluarga atau formulir pendataan daftar rumah tangga disertai dengan surat pernyataan bahwa Kartu Keluarga masih dalam proses.

Memiliki surat keterangan tidak mampu, meninggal dunia dengan sebab apapun, surat Keterangan kematian dari Kepala Desa atau Lurah tempat domisili, surat Keterangan atau pernyataan sebagai ahli waris dari Kepala Desa atau Lurah tempat domisili mengetahui Camat, diajukan oleh ahli waris kepada Bupati melalui Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat [Bagian Kesra].

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *