Polsek Hanau Sosialisasikan Stop Pungli ke Aparatur Desa Pembuang Hulu I

PERSONEL Polsek Hanau menggelar sosialisasi Perpres nomor 87 tahun 2016 Tentang Satgas Saber Pungli ke aparatur Desa Pembuang Hulu I Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalteng, Selasa [18/8/2020]. Foto | Ist/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Kepolisian Sektor [Polsek] Hanau jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah [Polda Kalteng] menggelar sosialisasi stop pungutan liar [Pungli] ke aparatur Desa Pembuang Hulu I Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Selasa [18/8/2020].

Sosialisasi Peraturan Presiden [Perpres] Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar [Satgas Saber Pungli], sekaligus giat patroli, silaturahmi di kantor desa tersebut dilaksanakan personel Polsek Hanau yakni, Bripka Hendra YH, Bripka Suyono, Bripka Rio Bayu PS, Briptu Ryan Robby R.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro SIK, melalui Kapolsek Hanau Ipda Budi Utomo mengemukakan, kegiatan sambang dan sosialisasi tentang Perpres nomor 87 tahun 2016 Tentang Satgas Saber Pungli tersebut dimaksudkan, untuk memberikan pengertian dan pemahaman tentang Satgas Saber Pungli khususnya masyarakat di Kecamatan Hanau.

“Harapan kita, agar aparatur pemerintahan di Kecamatan Hanau terhindar dari praktek pungli dan tidak ada praktek pungli yang terjadi di wilayah Polsek Hanau, baik oleh pihak pemerintah, perangkat desa, petugas kepolisian, pelaku usaha dan masyarakat,” katanya.

Selain itu, kata Kapolsek, terjalinnya sinergitas antara masyarakat, aparatur pemerintah dengan Polsek Hanau apabila menemukan pungli segera melapor ke Polsek Hanau.

Kapolsek menjelaskan, dalam sambang dan sosialisasi dengan aparatur desa Pembuang Hulu I juga dijelaskan, dalam menyelenggarakan kegiatan pelayanan, baik di pemerintahan, kepolisian, dan juga pelayanan umum, pada umumnya tidak ada pungutan.

“Apabila ada pembiayaan, maka telah diatur sesuai ketentuan dan dengan besaran yang telah ditentukan juga,” ungkapnya.

“Bahwa apabila dalam pelayanan umum, pemerintahan ataupun di kepolisian ada meminta atau memungut biaya tanpa dasar ketentuan, adalah bentuk salah satu dari pungli. Pelaku pungli dapat dikenakan gratifikasi sesuai dengan penyalahgunaan jabatan dengan hukuman pidana,” tuturnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *