Ernie (kanan) bersama anak dan suaminya.

Palangka Raya – Ernie (39) adalah ibu dari seorang anak penderita penyakit thalassemia yang bernama Yuanita Kristiani. Yuanita kini berusia 8 tahun. Ia menceritakan bahwa anaknya telah menderita penyakit thalassemia sejak usia 1 tahun.

Pada saat itu, ia baru mengetahui bahwa anak perempuanya tengah menderita penyakit thalassemia karena terdapat penurunan semangat untuk beraktivitas dari buah hatinya yang kemudian langsung ia konsultasikan ke dokter. Ia dan anaknya sendiri telah terdaftar pada kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mulai bulan September tahun 2014. Sejak saat itu ia telah merasakan sendiri manfaat dari adanya program JKN-KIS ini.

Pada saat ditemui di kediamannya, ia menceritakan banyak sekali pengalaman yang telah ia terima dan manfaat dari kepesertaan program JKN-KIS ini. Mulai dari biaya akibat pelayanan kesehatan yang diterima anaknya sampai dengan pembayaran iuran yang dibayarkan oleh seluruh peserta JKN-KIS yang telah membantu dirinya dan keluarganya melalui program JKN-KIS.

“Program JKN-KIS ini sangat bermanfaat sekali, terutama bagi peserta yang selalu membutuhkan pelayanan kesehatan yang rutin setiap bulan seperti yang dialami anak saya ini. Anak saya harus selalu mendapatkan transfusi darah setiap bulan. Jika bukan karena program JKN-KIS, mungkin saya sekeluarga tidak akan mampu membawa anak saya untuk berobat rutin setiap bulannya. Karena biaya yang dikeluarkan untuk transfusi darah penderita penyakit Thalasemia ini besar. Dulu pada saat masih berobat menggunakan biaya sendiri, untuk sekali transfusi darah membutuhkan biaya sebesar dua juta rupiah,” ungkap Ernie, Kamis (6/12/2018).

Dengan telah menjadi peserta dari program JKN-KIS yang disediakan oleh negara, kini ia tidak perlu khawatir lagi terkait pembiayaan pelayanan transfusi darah untuk anaknya yang dilakukan setiap bulan. Ia cukup membayar dengan rutin iuran kepeseraan program JKN-KIS setiap bulannya tanpa ada keterlambatan.

“Saat ini kami sekeluarga merasa sangat terbantu sekali dengan adanya program JKN-KIS ini. Biaya besar yang dulu harus saya keluarkan sendiri untuk pelayanan kesehatan anak saya kini sudah tidak perlu lagi saya keluarkan. Cukup dengan membayar iuran setiap bulan saya sudah bisa memanfaatkan pelayanan yang sama dengan yang saya terima pada saat saya membayar sendiri dengan nominal yang lebih besar. Ini semua juga berkat bantuan seluruh peserta JKN-KIS yang sudah bersedia melakukan pembayaran iuran secara rutin dan tepat waktu. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh peserta JKN-KIS, iuran anda membantu kami sekeluarga,” imbuh Ernie.

Ernie berharap program ini akan selalu ada sehingga bisa membantu peserta JKN-KIS lain yang memerlukan pengobatan secara rutin seperti halnya yang dialami oleh anak perempuannya. (Tim KI)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *