Rimba Raya Conservation : Gerakan Satu Sampah Seribu Bencana Bentuk Sinergi Rimba Raya Dengan Pemda dan Masyarakat

GENERAL MANAGER PT Rimba Raya Conservation, Febrasius, saat menyampaikan arahannya di acara puncak Gerakan Bersih Sungai Seruyan dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia 2020 di Pelabuhan KP3 Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalteng, Jumat [18/9/2020]. Foto | Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Acara puncak Gerakan Bersih Sungai Seruyan dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia 2020 dengan tagar #satusampahseribubencana yang diinisiasi PT Rimba Raya Conservation yang digelar di dermaga KP3 Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng], Jumat [18/9/2020] secara resmi berakhir.

Bupati Seruyan Yulhaidir melalui Wakil Bupati Seruyan Hj Iswanti menutup acara yang dirangkai dengan penyerahan penghargaan untuk pemenang sejumlah lomba yang digelar.

Hadir pula, General Manager PT Rimba Raya Conservation Febrasius, Pj Sekda Djainu’ddin Noor, Kepala BLH Priyo Widagdo, Kadishub Idham BW Kusumah, TP PKK, Balai Taman Nasional Tanjung Putting [TNTP], Gerakan Pramuka, komunitas vespa, komunitas Sendal Seruyan, serta sejumlah kepala desa.

Dalam sambutannya, General Manager PT Rimba Raya Conservation mengatakan, Rimba Rraya merupakan foreign restorasi ekosistem yang bertujuan untuk memulihkan dan menjaga ekosistem hutan rawa gambut. Wilayah kerja Rimba Raya meliputi 14 desa di dua kecamatan yakni, Kecamatan Seruyan Hilir dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

“Gerakan bersih sungai seruyan dengan hastag #satusampahseribubencana sebagai salah satu bentuk sinergi antara Pemkab Seruyan dengan Rimba Raya Conservation dan masyarakat, yang telah berlangsung sejak tahun 2019,” katanya.

Gerakan itu juga dirangkai dengan berbagai lomba, sebanyak 636 pelajar, mahasiswa dan masyarakat Seruyan terlibat dalam lomba. Rimba Raya menilai, rangkaian lomba yang melibatkan berbagai komponen masyarakat tersebut, telah berhasil mengajak masyarakat utama menjaga kebersihan pemukiman dan bantaran sungai.

“Tahun 2020 ini, total ada 13.812 kilogram sampah yang terkumpul dari 14 desa dan 2 kelurahan yang mengikuti lomba desa bersih,” terangnya

Selain lomba desa, Rimba Raya juga menggelar lomba foto satu sampah seribu bencana, lomba desa bersih, dan workshop dengan pemuda peduli sampah di Kuala Pembuang.

“Semua berperan penting dalam menjaga Kesehatan lingkungan, mimpi sungai bebas sampah, masyarakat sehat, desa indah pasti akan terwujud jika, semua mengambil tanggungjawab dari sampah yang diproduksi dari keseharian kita,” paparnya.

WAKIL BUPATI SERUYAN Hj Iswanti, bersama General Manajer PT Rimba Raya Conservation Febrasius [kedua dari kanan], Kepala Badan Lingkungan Hidup [BLH] Priyo Widagdo [paling kanan] menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba foto #satusampahseribubencana di acara puncak puncak Gerakan Bersih Sungai Seruyan dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia 2020 di Pelabuhan KP3 Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalteng, Jumat [18/9/2020]. Foto | Kalteng Independen
  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *