Sanksi Berat Bagi ASN di Seruyan Yang Gunakan Narkoba

BUPATI Seruyan Yulhaidir menyampaikan arahannya. Foto | Prokom Seruyan/Kalteng Indepnden

KUALA PEMBUANG, KI – Sanksi berat akan diberlakukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara [ASN], honorer maupun tenaga kontrak  di Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng] yang terbukti menggunakan atau pecandu narkoba.

Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah [Kalteng] Yulhaidir, tidak akan memberikan toleransi terhadap pegawai dilingkup Pemkab Seruyan yang kedapatan menggunakan narkoba.

“Sanksi tegas itu bukan hanya sekadar ancaman, kalau memang terbukti positif narkoba akan diberi sanksi berat hingga pemecatan, karena narkoba sangat merusak, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir,  Jumat [13/3/2020].

“Apabila ia seorang honorer atau tenaga kontrak, maka akan langsung dipecat. Sedangkan jika ia adalah PNS, maka akan disanksi sesuai ketentuan yang berlaku, hingga mutasi ke wilayah pelosok terpencil,” katanya lagi.

Orang nomor satu di Pemkab Seruyan tersebut menambahkan, penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memprihatinkan dan cenderung meningkat.

“Kami semua menyadari bahwa peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang telah memasuki segala lapisan umur dan status, termasuk kalangan PNS,”ungkapnya.

Yulhaidir mengingatkan, seluruh pegawai di lingkup Seruyan tidak sekali-kali berurusan dengan narkoba, baik memakai apalagi menjual. Karena hanya akan memberikan kerugian yang sangat besar dan penyesalan di akhir.

“Sekali lagi saya peringatkan, apabila ketahuan memakai atau menjual narkoba akan diberikan sanksi berat sampai dengan pemberhentian atau pemecatan,” tegasnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *