Pengguna kartu JIKN-KIS.

Palangka Raya – Muhammad Aditya, (22), warga Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Sehari-harinya ia bekerja sebagai penjaga toko yang tidak jauh dari rumahnya. Pada saat ditemui, dengan senang hati ia menceritakan kesannya ketika melakukan pendaftaran kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui aplikasi Mobile JKN.

Sebelum melakukan pendaftaran kepesertaan JKN-KIS, ia sempat datang ke kantor BPJS Kesehatan cabang Palangka Raya untuk mencari informasi terkait pendaftaran program JKN-KIS. Pada saat itulah ia mendapatkan informasi dari petugas BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya bahwa pendaftaran kepesertaan program JKN-KIS bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Berbekal informasi yang ia dapatkan ketika datang ke kantor BPJS Kesehatan, kemudian ia mencoba melakukan pendaftraran melalui aplikasi Mobile JKN di rumahnya.

“Saya tidak tahu kalau pendaftaran untuk menjadi peserta JKN-KIS itu bisa dilakukan di rumah, hanya dengan menggunakan handphone bisa mendaftar tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Pada awalnya saya datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk menanyakan syarat-syarat dan cara mendaftar untuk menjadi peserta JKN-KIS. Nah, di situ saya mendapat penjelasan dan informasi tentang aplikasi Mobile JKN dari petugas customer service. Katanya, sekarang pendaftaran JKN-KIS itu bisa dilakukan lewat handphone dengan aplikasi Mobile JKN, aplikasinya bisa di download di playstore/appstore. Setelah mendapatkan informasi tersebut kemudian saya pulang dan coba-coba untuk mendaftar lewat aplikasi Mobile JKN di rumah,” kata Aditya, Selasa (14/11/2018).

Pada saat melakukan pendaftaran dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN, ia sempat mengaku sedikit bingung untuk pengisian datanya. Tetapi berkat petunjuk yang ada di aplikasi Mobile JKN, akhirnya ia bisa menyelesaikan pendaftaran dan menerbitkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) digital.

“Pada saat pertama saya membuka aplikasi Mobile JKN untuk mendaftar, saya sempat bingung dengan pilihan menunya, ada menu pendaftaran peserta baru dan pendaftaran pengguna mobile, tetapi berkat petunjuk yang tertera pada aplikasi Mobile JKN tersebut. Saya bisa melakukan pendaftaran dengan lancar,” ungkap Aditya girang.

Setelah berhasil mendaftar sebagai peserta JKN-KIS menggunakan aplikasi Mobile JKN, ia juga mulai mengakses menu-menu lainnya yang ada pada aplikasi mobile JKN, khususnya pada menu Peserta dan menu Tagihan karena untuk mengetahui status pembayaran iuran kepesertaannya. Aditya pun merasa senang karena tidak perlu antri dan bingung lagi apabila ada masalah pembayaran iuran ke depannya. (Tim KI)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *