Separo Lebih Anggota DPRD Seruyan Tidak Hadir Saat Pidato Kenegaraan Presiden

KETUA DPRD SERUYAN Zuli Eko Prasetyo [kedua dari kiri], Wakil Bupati Hj Iswanti bersama Forkopimda, anggota DPRD, SOPD dilingkup Pemkab Seruyan menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo di Sidang Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 75, di Gedung DPRD Seruyan, Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat [14/8/2020]. Foto | Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Memprihatinkan, separo lebih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Seruyan, Kalimantan Tengah [Kalteng] tidak menghadiri rapat Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 75, yang digelar di Gedung DPRD Seruyan, Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat [14/8/2020].

Berdasarkan daftar hadir, dari 25 anggota DPRD Seruyan, hanya 11 anggota yang hadir yakni, Ketua DPRD Zuli Eko Prasetyo, Salidin, Syahwandi, Benyamin, Rudi Hartono, Drs Argiansyah, Hadinur, Hj Masfuatun dan Arrahman, Syamsudin Andi Mansyur dan Salidin.

Sementara, sisanya atau sebanyak 14 anggota DPRD Seruyan absen yakni, Wakil Ketua I Bambang Yantoko, Norhasan, Harsandi, Sukran Mamun dan Atinita dari Partai Golkar. Kemudian, Harry Darmawan dan Mutmainnah dari Partai PDIP, Erwin Toha, Muhammad Aswin  dari Partai Nasdem, Muhtadin dan Mistius dari Gerindra, Mujiannor dari PKB, Denni Ramadhani dari PKS, Bejo Riyanto dari PAN.

TAMPAK Sejumlah anggota DPRD Seruyan mengikuti Sidang Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 75, di Gedung DPRD Seruyan, Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat [14/8/2020]. Foto | Kalteng Independen
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengutarakan, walaupun rapat paripurna istimewa tersebut tidak kourum, namun tetap bisa dilaksanakan.

Dia juga menyayangkan atas ketidakhadiran sejumlah anggotanya, padahal undangan sudah disampaikan ke masing-masing anggota.

Apalagi kata Politisi PDI Perjuangan ini, paripurna tersebut merupakan agenda negara, yang seharusnya wajib dihadiri. Pasalnya dalam pidato kenegaraan Presiden Jokowi banyak memaparkan bagaimana memajukan di Indonesia, termasuk Kabupaten Seruyan.

“Ada beberapa anggota yang menyampaikan berhalangan untuk hadir, serta ada juga yang tanpa keterangan atau pemberitahuan resmi,” katanya.

“Tapi, agenda ini [Rapat paripurna istimewa] sudah di Banmus-kan beberapa waktu yang lalu, dan undangan juga sudah disampaikan kepada anggota dewan,” katanya.

Dia mengingatkan, agar anggota DPRD selalu aktif dalam berbagai agenda-agenda penting lainnya terutama saat rapat paripurna.

“Saya selalu ingatkan, keaktifan teman-teman, karena paripurna ini kita masih enak cuman duduk dan mendengarkan, apalagi nanti pada saat upacara, situasinya berbeda kita berdiri dan berpanasan. Kegiatan yang enak saja kita masih banyak tidak hadir apalagi nanti pada saat upacara,” terangnya.

“Kenapa saya ingatkan teman-teman [anggota DPRD] untuk lebih aktif? karena saran dan pemikiran mereka sangat diperlukan untuk membawa kabupaten Seruyan ini lebih maju,” jelasnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *