KUALA PEMBUANG, KI – Dinas Komunikasi dan Informatika [Diskominfo] Kabupaten Seruyan pada tahun 2019 yang lalu telah menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa Best Transceiver Station [BTS], yang akan dibangun di 14 desa di 3 kecamatan, yaitu Suling Tambun, Seruyan Hulu, dan Seruyan Tengah serta mengadakan 100 titik wifi gratis diseluruh wilayah di Kabupaten Seruyan.

Sugian Noor

Dalam keterangan pers kepada KI, H Sugian Noor selaku kepala dinas Kominfo Kabupaten Seruyan menjelaskan, pada Rabu, [22/1/2020], bahwa untuk program kerja pada dinas yang dipimpinnya tidak jauh berbeda dengan tahun 2019 yang lalu.

“Untuk program kerja pada tahun 2020 ini yaitu pemasangan cctv, kerja sama dengan media, pelatihan dan sosialisasi, serta pemasangan BTS dan wifi gratis yang diperoleh dari bantuan pemerintah pusat. Program-program tersebut juga dilaksanakan di tahun 2019 yang lalu, dimana di tahun 2019 dinas kominfo telah melakukan pemasangan cctv di jalur jalan Ahmad Yani, antara lain di depan rumah betang, dan di depan kantor PMI,” ujarnya.

“Kemudian di tahun 2019 Kominfo Kabuapten Seruyan juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa media untuk menginformasikan kegiatan pemerintah daerah kepada masyarakat, selain itu juga melakukan pelatihan wibesite seruyan.go.id, sosialisasi aplikasi perkantoran yang memanfaatkan tik.

Dengan telah dibangunnya tower BTS di Kecamatan Suling Tambun, Seruyan Hulu, dan Seruyan Tengah, dan diketahui  sudah bisa online, tidak ada kendala atau masalah koneksi internet lagi untuk daerah hulu seperti Suling Tambun.

Sehingga tidak ada lagi desa-desa yang tertinggal, dan tidak ada lagi alasan untuk terlambat menyampaikan laporan oleh pemerintah desa, kecamatan atau pun masyarakat umum yang berkepentingan. Kami berharap tahun 2020-2021 semua desa sudah bisa mengakses jaringan internet”, katanya lagi.

“Jika pada tahun 2019 yang lalu Kominfo sasar guru sebagai peserta kegiatan pelatihan, untuk tahun 2020 dinas kominfo akan melakukan pelatihan website bagi aparatur pemerintah daerah di sekretariat dan badan pemerintah daerah, termasuk di kecamatan. Selain itu nantinya dinas kominfo juga akan mengadakan pelatihan administrasi perkantoran.

Terkait Raperda yang diusulkan oleh dinas Kominfo ke pihak DPRD Seruyan, kami berharap bulan maret atau bulan april sudah dilakukan pembahasan raperda. Raperda itu adalah revisi atau perubahan raperda tentang retribusi umum, yang memuat peraturan yang mewajibkan bagi pihak swasta yang memiliki tower BTS untuk membayar biaya pungutan. Dari pungutan itu diharapkan dapat menjadi tambahan untuk peningkatan PAD Seruyan melalui dinas kominfo. Kominfo menargetkan PAD minimal 200 juta di tahun 2020,” pungkas Sugian Noor.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor              : Efendi
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *