Sharing Program, FKUB Seruyan Kunjungi FKUB Semarang

KUALA PEMBUANG – Sharing program, Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB] Kabupaten Seruyan mengunjungi FKUB Semarang baru-baru ini.

Kepala Badan [Kaban] Kesatuan Bangsa dan Politik [Kesbangpol] Seruyan Harta Sima, MPd mengemukakan, kegiatan study banding ke FKUB Semarang, sharing program antara FKUB Kabupaten Seruyan dengan FKUB Kota Semarang, Jawa Tengah [Jateng].

“Tujuannya, untuk mempelajari apa yang mereka programkan. Sebab ada program kota semarang yang tidak kita miliki, begitu pula sebaliknya. Salah satu contohnya program kita yang belum ada di FKUB kota semarang adalah “kemah pemuda lintas agama”, kata Harta Sima kepada Kalteng Independen.

Harta Sima menjelaskan, yang dimaksud kemah pemuda lintas agama yakni, FKUB mengundang para pemuda dari berbagai latar belakang keyakinan yang berbeda untuk mengadakan dialog, tanya jawab dan berbagai macam persoalan.

Lebih lanjut dia mengatakan, tidak jauh berbeda antara FKUB kota semarang dengan Seruyan yakni tentang pendirian rumah ibadah. Ada yang belum memenuhi syarat untuk didirikan rumah ibadah.

“Pendirian rumah ibadah disesuaikan dengan pemeluk agamanya dan ketentuan yang berlaku. Kalau ditempat pendirian itu tidak ada pemeluknya, walaupun itu tanah pribadi tidak serta merta dapat didirikan tempat ibadah”, katanya.

Studi Banding FKUB Kabupaten Seruyan ke FKUB Kota Semarang baru-baru ini. Foto | Istimewa/Kalteng Independen

FKUB terang Hata Sima, memiliki lima tugas pokok yaitu: Pertama, dialog dengan tokoh agama masing masing agama dan tokoh masyakarat. Kedua, menampung aspirasi dari semua umat beragama. Ketiga, memberikan rekomendasi tertulis kepada pemerintah setempat. Keempat, sosialisasi peraturan bersama menteri(PBM) nomor 8 dan 9 tahun 2006. Kelima, memberikan rekomendasi berizin atas pendirian rumah ibadah.

Dijelaskannya, dengan adanya FKUB ini diharapkan, menjadi forum pembahasan masalah dan solusi konflik yang dikemas dalam diskusi. Dalam menjalankan program dan kegiatannya FKUB selalu menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Badan Kesbangpol dan Kementerian Agama [Kemenag] setempat. Tim KI/KI-01

Bagikan ini :