Tahun Ini, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp43 Milyar Untuk Segintung

KONDISI TERKINI Pelabuhan laut Teluk Segintung Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah (Kalteng). Foto | Kalteng Independen

SERUYAN – Mempercepat operasional pelabuhan laut, tahun ini pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk pengerjaan pengaspalan jalan menuju pelabuhan Teluk Segintung, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dana sebesar itu akan dimanfaatkan untuk mengaspal jalan sepanjang 21 kilometer dengan lebar enam meter dari arah lingkar luar Kota Kuala Pembuang, Ibukota Kabupaten Seruyan menuju pelabuhan Teluk Segintung, Kecamatan Seruyan Hilir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Seruyan Pieter Manginte, Jumat (2/3/2018) mengatakan,  anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) pemerintah pusat.

“Teknis pekerjaan nantinya akan menggunakan lapis pondasi agregat kelas B dan lapis jalan agregat kelas A. Sistem yang akan dipakai nanti dengan aspal lapis tipis aspal beton (lataston) atau Hot Rolled Sheet (HRS-Base) dengan beban lalu lintas yang sedang,” kata Pieter.

Selanjutnya jika nantinya sudah digunakan maka akan dilanjutkan dengan sistem HRS lapis Aus (HRS – Wearing Course/ HRS -WC).

“Akses jalan menuju pelabuhan yang akan dikerjakan merupakan akses vital yang harus diutamakan. Karena merupakan pintu keluar masuk semua jenis kendaraan dikawasan pelabuhan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Seruyan Sudarsono yang baru saja melepaskan jabatannya menyampaikan,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memprioritaskan penyelesaian ruas jalan menuju pelabuhan Teluk Segintung untuk mempercepat operasionalnya.

“Penanganan jalan menuju Pelabuhan Segintung merupakan salah satu prioritas Pemkab Seruyan karena kami ingin pelabuhan itu bisa lebih cepat beroperasi,” terangnya.

Bupati itu menjelaskan, Kementerian Perhubungan telah menunda rencana pengoperasian Pelabuhan Segintung yang semula tahun 2016 menjadi 2018. Hal itu untuk memberi kesempatan kepada Pemkab untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang termasuk mempersiapkan akses jalan menuju Pelabuhan Segintung.

Sejauh ini, beberapa fasilitas di pelabuhan yang menghadap Laut Jawa itu sudah selesai dibangun, seperti trestle sepanjang 1.400 meter, dermaga bongkar muat, terminal peti kemas, serta kantor pelabuhan. (KI-01)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *