UMK Seruyan Rp3,1 juta, PBS Diminta Tertib Dalam Penerapannya

KUALA PEMBUANG – Perusahaan-perusahaan besar swasta [PBS] di Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah [Kalteng] diminta untuk tertib dan taat dalam penerapan Upah Minimum Kabupaten [UMK] tahun 2020.

Plh Sekda Djainu’din Noor

Plh Sekretaris Daerah [Sekda] Seruyan Djainu’din Noor, Jumat [8/11/2019] menyatakan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama dewan pengupahan kabupaten dalam menentukan UMK Seruyan tahun 2020 sebelumnya, bahwa UMK Seruyan tahun 2020 diusulkan naik menjadi Rp 3.193.750. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 12,43 persen dibanding tahun 2019.

Sebelum diberlakukan, kesepakatan kenaikan tersebut terlebih dahulu ditetapkan oleh ke Gubernur Kalteng.

“Setelah ada penetapan dari gubernur, barulah kita membuat surat edaran terkait UMK tersebut. Nanti kita juga melakukan pengawasan terhadap perusahaan dan akan dibentuk tim khusus,” terangnya.

‚ÄúPenerapannya nanti akan kami kawal sehingga benar-benar bisa dilaksanakan secara baik oleh seluruh perusahaan dan pekerja tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Djainu’din menbambahkan, apabila penerapan UMK Seruyan berjalan baik, tentu masyarakat khususnya karyawan akan merasakan kesejahteraan. Dengan begitu juga akan meningkatkan perekonomian Seruyan. Tim KI/KI-01

Bagikan ini :