Waketum Partai Berkarya Lamandau Harapkan Pilkada Tanpa SARA

Wakil Ketua Umum Depan Pimpinan Daerah Partai Berkarya Kabupaten Lamandau, Esra J Ringkin.

KALTENG INDEPENDEN, LAMANDAU – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya Kabupaten Lamandau Esra J Ringkin menyerukan seruan moral dalam menjaga dan memperjuangkan nilai keberagaman.

Dia berharap calon yang maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Lamandau tidak menggunakan politisasi agama, kampanye hitam, dan isu SARA yang dapat mengancam integrasi dan keamanan daerah.

“Kami menginginkan pilkada yang berintegritas. Salah satu indikator ialah kampanye yang sehat, produktif dan mencerdaskan,” kata Esra J Ringkin, Kamis (22/2/2018).

Salah satu tokoh pemuda Lamandau ini meminta kepada tim pemenangan dan pendukung untuk tidak menonjolkan sentimen suku, agama atau ras untuk menjaring suara. Kemudian menghindari penggunaan berita hoaks, dan ujaran-ujaran kebencian.

Menurut Esra, penggunaan SARA dalam kontestasi politik merupakan sebuah kemunduran dalam proses berdemokrasi. Penggunaannya untuk meraih kekuasaan sama dengan menciptakan bom waktu.

“Penggunaan SARA dalam pilkada sama dengan menciptakan konflik horizontal di masyarakat. Itu sangat tidak baik karena sewaktu-waktu dapat menjadi api yang membakar semua,” papar Esra.

Selain menyoroti soal sentimen agama dan SARA, Esra juga berharap pemilihan Bupati-Wakil Bupati Lamandau bebas politik uang. Karena penggunaan politik uang sama dengan merendahkan martabat rakyat.

“Suara dan martabat rakyat dinilai dengan bahan makanan atau uang yang sebenarnya nilainya tidak sebanding dengan apa yang akan didapat selama 5 tahun dari penguasa yang menduduki dengan cara ini,” kata Esra.

Untuk itu Esra meminta kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Lamandau untuk dapat bersama-sama menjaga proses demokrasi tetap sehat. Adapun caranya yakni dengan sama-sama mengawasi proses pemilihan.

“Kita awasi bersama-sama prosesnya karena ini akan menentukan masa depan daerah yang kita cintai ini,” tukasnya.

Ada empat pasang calon yang maju di Pilkada Lamandau. Tiga pasang melalui jalur partai politik dan satu dari jalur independen.

Pasangan yang diusung partai politik adalah Hendra Lesmana – Eko Porwanto (diusung Golkar, Nasdem, dan PPP), FX Perwiragato – Taufik Hidayat (PDI-P, Demokrat, Gerindra, Hanura, dan PKPI), dan Sata Umani – Karyadi (PAN dan PKB). Sementara itu, pasangan Taji Parwito – Gandhi Nuswantoro maju dari jalur independen. (ala)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *