Yulhaidir : Ada Pungutan di Sekolah Saat Penerimaan Siswa Baru, Akan Saya Tindak

BUPATI SERUYAN Yulhaidir. Foto | Prokom Seruyan/Kalteng Independen

KUALA PEMBUANG, KI – Memasuki tahun pelajaran baru 2020–2021, Bupati Seruyan Kalimantan Tengah, Yulhaidir mengingatkan agar seluruh sekolah di semua jenjang pendidikan untuk tidak melakukan pungutan atau iuran jenis apapun kepada peserta didiknya.

“Kalau ada terjadi pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah, laporkan ke saya. Laporan itu secepatnya akan saya tindak lanjuti,” kata Yulhaidir, Sabtu [20/6/2020].

Yulhaidir menambahkan, jika ada pihak sekolah yang melakukan pungutan terhadap siswa atau calon siswa baru dan itu benar, maka dirinya akan melakukan tindakan terhadap sekolah yang bersangkutan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai menjelang tiba tahun ajaran baru ini, ada para orang tua yang merasa dibebankan, hanya karena lantaran anaknya disuruh membayar iuran pungutan ini itu di sekolah,” terangnya.

Terkait arahan dan larangan pungutan oleh pihak sekolah Bupati juga mengumumkan nomor handphonenya yang bisa dihubungi langsung oleh masyarakat.

“Ini komitmen kita dalam rangka upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Seruyan. Saya berharap seluruh anak usia sekolah, seluruhnya mampu mengenyam pendidikan dengan lancar dan baik, tanpa harus ada pungutan atau iuran yang membebankan para orang tua siswa,” terangnya.

Bupati juga menginstruksikan, kepada Dinas Pendidikan kabupaten agar turut melakukan pengawasan dan pemantauan dalam penerimaan siswa jelang tahun ajaran baru ini.

“Saya minta dinas pendidikan bisa memantau dan mengawasinya,” jelasnya.

 

  • Koresponden : Tim KI
  • Editor : Bambang
Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *